K.P. SHK

Minyak Atsiri Daun Cengkeh

Cengkeh, siapa yang tidak kenal dengan salah satu komoditas perdagangan penting di dunia. Tanaman Cengkeh  atau biasa disebut Syzigium aromaticum,L merupakan tanaman yang kaya akan manfaat. Selain untuk pemanfaatan sebagai bahan obat-obatan juga dikenal sebagai rempah-rempah, bahan parfum, industri rokok, dan sumber eugenol.

Minyak atsiri hasil penyulingan dari daun cengkeh memiliki manfaat sebagai bahan pembuatan parfum dan pemberi cita rasa makanan. Selain itu minyak atsiri juga menghasilkan antibakteri dan antifungi. Dalam perdagangan internasional minyak atsiri dibagi menjadi 3 jenis yang berdasarkan pada sumbernya yaitu minyak daun cengkeh atau clove leaf oil (CLO), minyak tangkai cengkeh atau clove stem oil (CSO) dan minyak bunga cengkeh atau clove bud oil (CBO).

Daun kering cengkeh yang berjatuhan setiap hari biasanya hanya menjadi sampah. Kini dapat dimanfaatkan dan bernilai ekonomis tinggi melalui Program Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat (PSDABM) di Sakuli.

Tim KPSHK, Korwil dan Ketua Gapoktan di lahan cengkeh petani. ( Foto KM Regional Kolaka )
Tim KPSHK, Korwil dan Ketua Gapoktan di lahan cengkeh petani. ( Foto KM Regional Kolaka )

Dengan melihat manfaat dan potensi pasar yang bagus, Program PSDABM Lot.2 MCA-Indonesia di Sulawesi dan Nusa Tenggara oleh Konsorsium KPSHK mencoba mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sekitar hutan yang berada di kelurahan Sakuli melalui pengembangan usaha minyak atsiri melalui pembangunan Rumah Penyulingan Daun Cengkeh.

Tim KPSHK melakukan kunjungan bersama dengan Ketua Gabungan Kelompok Tani ke lokasi rencana dibangunnya persemaian tanaman Multipurpose Tree Species (MPTS)  dan penyulingan daun cengkeh di Kelurahan Sakuli (17/09/2016). Koordinator Wilayah Kolaka Laode Mangki menjelaskan bahwa sebelum dibangun tempat persemaian dan penyulingan daun cengkeh akan dibuat surat perjanjian pinjam pakai lahan sukarela antara pemilik lahan dengan pihak pemakai atau pengelola yakni perwakilan dari pengurus Gabungan Kelompok Tani Kelurahan Sakuli dengan masa pinjam pakai lahan sukarela selama 20 tahun.

“Pengadaan bibit untuk Rehabilitasi Lahan dan DAS dengan tanaman MPTS dan kayu-kayuan serta kegiatan penyulingan daun cengkeh diharapkan dapat bermanfaat langsung pada rumah tangga petani untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Angka kemiskinan berkurang, masyarakat Sakuli sejahtera. Ini sejalan dengan tujuan Green Prosperity ” tutur Korwil.

(Aris/Nova/Mastukidun)

2 thoughts on “Minyak Atsiri Daun Cengkeh

Leave a Reply

Lihat post lainnya