K.P. SHK

Rotan Kebun Raya Bogor

Untuk mengenal lebih dekat dengan tanaman rotan (rattans) seperti di habitatnya kita harus memasuki lebatnya hutan belantara di Kalimantan atau Sumatera, tapi kalau kita mau yang dekat saja, kita dapat melihatnya di Kebun Raya Bogor.

Berekreasi di Kebun Raya Bogor (KRB), selain menyenangkan juga dapat menambah wawasan mengenai berbagai tanaman tropis. Selama ini kita hanya mengenal Bunga Raksasa di Kebun Raya, padahal kita juga dapat melihat Rotan Si Pemanjat, yang menjadi komoditi ekspor terbesar di dunia adalah dari Indonesia.

Palem Pemanjat yang Lentur (Rattans)

Tahukah Anda jika rotan adalah sejenis palem yang tumbuh memanjat ? Ternyata dari 13 marga yang ada, sebagian besar jenis rotan hidupnya memanjat, namun ada juga yang berbatang pendek dan tumbuh di bawah. Panjang batangnya yang kuat dan lentur dapat mencapai 175 meter dengan diameter 0,3 – 7cm atau lebih tergantung pada jenisnya.

Rotan berasal dari kawasan Asia Tenggara, tumbuh baik di daerah iklim tropis dan sub tropis. Penyebarannya meliputi Benua Afrika, India, Cina Selatan sampai Semenanjung Malaya hingga Kepulauan Fiji.

Batang rotan dimanfaatkan secara intensif dalam industri mebel dan anyaman. Akar muda dan buahnya dapat dimakan atau untuk obat-obatan. Daun tuanya digunakan sebagai pewarna, sedangkan daun mudanya digunakan untuk pembungkus rokok.

Witono (1999) dalam tulisannya menyebutkan, Kebun Raya Bogor yang didirikan dengan tujuan untuk mengkonservasi flora Indonesia, memainkan peranan yang sangat penting dalam usaha konservasi dan pengembangan rotan Indonesia. Saat ini, Kebun Raya Bogor telah mengkoleksi 5 marga rotan yang terdiri dari 47 jenis teridentifikasi, 37 jenis di antaranya merupakan rotan Indonesia dan 16 spesimen rotan Indonesia teridentifikasi tingkat marga. Selain itu sekitar 100 nomor masih dalam proses adaptasi dan klimatisasi di pembibitan.

Untuk melengkapi koleksi rotan Indonesia, kegiatan eksplorasi akan terus dilakukan terutama di daerah yang memiliki keanekaragaman marga dan jenis yang tinggi, seperti di Kalimantan yang terdapat 126 jenis, Sumatera 109 jenis, dan Irian Jaya 41 jenis.

Kebun Raya Bogor secara konsisten memiliki komitmen untuk mengkonservasi rotan Indonesia, dengan nempertahankan koleksi yang telah ada dan menambah jenis-jenis yang belum dikoleksi. Dengan demikian diharapkan di waktu mendatang pengunjung Kebun Raya Bogor baik dari dalam maupun luar negeri dapat melihat semua jenis rotan Indonesia, terutama jenis-jenis yang berhabitat dataran rendah basah. (inal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lihat post lainnya