<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Cap Miskin Bagi Dusun Rotan</title>
	<atom:link href="http://kpshk.org/index.php/berita/read/2010/06/30/1036/cap-miskin-bagi-dusun-rotan.kpshk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kpshk.org/index.php/berita/read/2010/06/30/1036/cap-miskin-bagi-dusun-rotan.kpshk</link>
	<description>Just alternative blog for supporting Community Forest</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 11:55:39 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
	<item>
		<title>By: tJong</title>
		<link>http://kpshk.org/index.php/berita/read/2010/06/30/1036/cap-miskin-bagi-dusun-rotan.kpshk/comment-page-1#comment-280</link>
		<dc:creator>tJong</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 06:17:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kpshk.org/?p=1036#comment-280</guid>
		<description>Dukung Pemerintah untuk memperbaiki aturan tata niaga rotan dan regulasi yang meningkatkan nilai tambah dan ekonomi bagi masyarakat pinggir hutan. Semoga masih ada niat baik semua pihak di sektor rotan untuk memperbaiki kondisi sekarang, terutama peran Pemerintah. Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dukung Pemerintah untuk memperbaiki aturan tata niaga rotan dan regulasi yang meningkatkan nilai tambah dan ekonomi bagi masyarakat pinggir hutan. Semoga masih ada niat baik semua pihak di sektor rotan untuk memperbaiki kondisi sekarang, terutama peran Pemerintah. Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tJong</title>
		<link>http://kpshk.org/index.php/berita/read/2010/06/30/1036/cap-miskin-bagi-dusun-rotan.kpshk/comment-page-1#comment-279</link>
		<dc:creator>tJong</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 06:15:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kpshk.org/?p=1036#comment-279</guid>
		<description>Mari lepaskan diri dan bangsa ini dari kebodohan. Memperbaiki perniagaan yang mencakup produksi dan distribusi serta nilai-nilai tambah dari sektor rotan rakyat ini adalah jalan terbaik lepas dari jerat kemiskinan dan kebodohan. Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mari lepaskan diri dan bangsa ini dari kebodohan. Memperbaiki perniagaan yang mencakup produksi dan distribusi serta nilai-nilai tambah dari sektor rotan rakyat ini adalah jalan terbaik lepas dari jerat kemiskinan dan kebodohan. Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tJong</title>
		<link>http://kpshk.org/index.php/berita/read/2010/06/30/1036/cap-miskin-bagi-dusun-rotan.kpshk/comment-page-1#comment-277</link>
		<dc:creator>tJong</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 06:12:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kpshk.org/?p=1036#comment-277</guid>
		<description>Bukan hanya tuga KpSHK untuk secara bersama memperbaiki sektor rotan. Semoga kita semua yang memperhatikan sektor rotan dapat memberikan jawaban atas komoditi andalan bangsa ini. Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bukan hanya tuga KpSHK untuk secara bersama memperbaiki sektor rotan. Semoga kita semua yang memperhatikan sektor rotan dapat memberikan jawaban atas komoditi andalan bangsa ini. Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rasyad</title>
		<link>http://kpshk.org/index.php/berita/read/2010/06/30/1036/cap-miskin-bagi-dusun-rotan.kpshk/comment-page-1#comment-274</link>
		<dc:creator>Rasyad</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 04:47:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kpshk.org/?p=1036#comment-274</guid>
		<description>Yth. KpSHK, 
Kondisi petani,pengumpul,pengusaha rotan di daerah Sulawesi Tengah dewasa ini adalah Hidup enggan Mati tak sudi. Semua itu karena peraturan pemerintah mulai dari 1986 smp saat ini. Pemerintah mendapat tekanan dan masukan dari oknum/kelompok pengusaha mulai dari Bob Hasan dst nya. Pemahaman pemerintah terhadap rotan hanya sebagai bahan membuat kursi, padahal tidak demikian adanya.
Nah, ibarat nasi hampir jadi bubur, apakah tidak ada upaya menyelamatkan &quot;rotan&quot; dari kesalahan aturan yg menghancurkan hidup rakyat kecil sekaligus menyelamatkan rotan dari pukulan rotan plastik/imitasi? Hanya organisasi semacam KpSHK yg diharapkan.
Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yth. KpSHK,<br />
Kondisi petani,pengumpul,pengusaha rotan di daerah Sulawesi Tengah dewasa ini adalah Hidup enggan Mati tak sudi. Semua itu karena peraturan pemerintah mulai dari 1986 smp saat ini. Pemerintah mendapat tekanan dan masukan dari oknum/kelompok pengusaha mulai dari Bob Hasan dst nya. Pemahaman pemerintah terhadap rotan hanya sebagai bahan membuat kursi, padahal tidak demikian adanya.<br />
Nah, ibarat nasi hampir jadi bubur, apakah tidak ada upaya menyelamatkan &#8220;rotan&#8221; dari kesalahan aturan yg menghancurkan hidup rakyat kecil sekaligus menyelamatkan rotan dari pukulan rotan plastik/imitasi? Hanya organisasi semacam KpSHK yg diharapkan.<br />
Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bambang Suhendra</title>
		<link>http://kpshk.org/index.php/berita/read/2010/06/30/1036/cap-miskin-bagi-dusun-rotan.kpshk/comment-page-1#comment-271</link>
		<dc:creator>Bambang Suhendra</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 01:33:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kpshk.org/?p=1036#comment-271</guid>
		<description>Pantas saja rakyat di pedesaan kita banyak yg bodoh (karena aturan/pemerintahnya juga bodoh).
Kasihan bangsa ini dipimpin oleh manusia2 bodoh yang menghancurkan kesempatan hidup petani/pengumpul rotan di dusun sana.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pantas saja rakyat di pedesaan kita banyak yg bodoh (karena aturan/pemerintahnya juga bodoh).<br />
Kasihan bangsa ini dipimpin oleh manusia2 bodoh yang menghancurkan kesempatan hidup petani/pengumpul rotan di dusun sana.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muh.Amin - Parigi</title>
		<link>http://kpshk.org/index.php/berita/read/2010/06/30/1036/cap-miskin-bagi-dusun-rotan.kpshk/comment-page-1#comment-270</link>
		<dc:creator>Muh.Amin - Parigi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 01:29:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kpshk.org/?p=1036#comment-270</guid>
		<description>Terdapat 40-an jenis rotan di hutan Kabupaten Parigi-Moutong. Sebelum 1980-an para petani pengumpul bisa mengolah 20-an jenis rotan namun saat ini hanya 4 jenis rotan yg dibeli oleh para pedagang (itupun terbatas pada diameter tertentu).
Semua ini disebabkan oleh kebijakan tata niaga rotan yg diatur oleh pemerintah yg tidak tahu masalah rotan, misalnya rotan harus dibuang kulitnya, pada hal banyak jenis rotan diameter kecil yg tidak bisa lagi dibuang kulitnya. Inilah yg menjadi tertawaan petani sekaligus gigit jari.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terdapat 40-an jenis rotan di hutan Kabupaten Parigi-Moutong. Sebelum 1980-an para petani pengumpul bisa mengolah 20-an jenis rotan namun saat ini hanya 4 jenis rotan yg dibeli oleh para pedagang (itupun terbatas pada diameter tertentu).<br />
Semua ini disebabkan oleh kebijakan tata niaga rotan yg diatur oleh pemerintah yg tidak tahu masalah rotan, misalnya rotan harus dibuang kulitnya, pada hal banyak jenis rotan diameter kecil yg tidak bisa lagi dibuang kulitnya. Inilah yg menjadi tertawaan petani sekaligus gigit jari.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

